Naskah Pidato 2013



TAK SEBENING HATI MUHAMMAD
Assalamualaikum yaa akhi yaa ukhti....
Lho lho lho kog gag ada suranya sihh,,sekali lagi yaaaa....???
Assalamualaikum yaa akhi yaa ukhti...

       Alhamdulillah wassholatuwassalamualaa rasulillah,,sayyidinaa wamaulana muhammadin abdillah amma baad..
Hadirin rahimakumullah..
Hari ini bukanlah hanya sekedar peringatan belaka, namun banyak hal teersirat yang tersimpan pada hari ini.
Muhammad yaa Muhammad
Hatiku tak sebening hatimu
Tutur kataku tak seindah tutur katamu
Budi pekertiku tak semulia budi pekertimu
Engkaulah suri tauladan bagi kami
Engkaulah panutan bagi umatmu
Sobat,, sobaaatt...
       Begitulah sedikit hal mengenai rasullah, yang tiada seorangpun mampu menirunya. Dalam Q.S Al – Ahzab : 21, Allah SWT berfirman : “ Sesungguhnya pada diri Rasulullah adalah menjadi suri tauladan yang baik bagi kamu, yaitu bagi orang – orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan orang – orang yang senantiasa ingat kepada Allah SWT.”
       Beliau memang telah wafat, namun pengaruhnya, kharismatiknya dan keteladanannya takkan pernah mati di tembus zaman. Bahkan dalam sebuah buku “ The 100 Ranking of  The Most Influential Persons In History ( seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah ) Michael H. Hart seorang sejarawan non muslim dari barat menempatkan Rosulullah di urutan pertama. Subhanallah.....
       Sungguh luar biasa, ketahuilah sobat bukan karena apa, tapi keistimewaan – keistimewaan Rosulullah tiada duanya. Sebelum beliau memimpin umatnya beliau memimpin dirinya sendiri. Beliau memimpin penglihatannya, tutur katanya, nafsunya dan keinginannya dengan cara terbaik, sehingga beliau dapat memimpin umat dengan cara terbaik itu pula.
       Tidak hanya itu sobat, budi pekertinya yang mulia itu, laksana magnet yang mampu menarik jarum yang berserakan di sekitarnya. Pantaslah jika keteladanannya di abadikan dalam al – quran dan sangat berpengaruh di dunia.
       Saudaraku tercinta,
       Islam merupakan jalan hidup yang mengayomi seluruh manusia yang dihiasi oleh sifat – sifat Rosulullah yang rendah hati ( thawadhu ), penyantun, ramah, penyabar, pemaaf, dan berpuluh – puluh sifat lainnya. Imam Gazali menyatakan bahwa tak kurang dari 36 akhlak yang menghiasi kehidupan Rasulullah.
       Rendah hati adalah salah satu sifat yang sulit kita tauladani. Tak heran jika terkadang kita terlena dan menyombongkan orang tua kita yang seorang pejabat, menteri, gubernur, bupati, walikota, bahwan presiden sekalipun. Itu semua tak ada artinya sobat jika kita hanya mengandalkan orang tua. Jangan tanya siapa orang tuamu tapi tanyalah siapa dirimu.
       Sobattttt...
       Sebagai generasi muda, kita harus lebih sukses dari pada orang tua kita. Kita harus mampu mengangkat derajat mereka dengan akhlak dan kesuksesan kita. Marilah kita jadikan diri kita sebagai generasi bangsa yang berprestasi.
       Dengarlah lagu ini sobat
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya ilahi
Bila hati kian bersih pikiranpun akan jernih
Semangat hidup nan gigih prestasi mudah di raih
Namun bila hati keruh batin selalu gemuruh
Seakan di kejar musuh dengan Allah kian jauh

       Sepenggal lagu tadi mewakili bagaimana kita di perintahkan untuk menjaga dan menata hati kita dan tidak mengotorinya. Kotornya hati adalah karena maksiat. Maksiat yang kita lakukan seperti noda yang menutupi hati kita. Hati yang tertutup noda maksiat akan menjadi hati yang sakit, bahkan berpeluang menjadi hati yang mati.
       Rosulullah saja memimpin tak hanya dengan fisik namun dengan hati. Karena hati tak dapat di sentuh kecuali dengan hati pula. Untuk itu marilah kita senantiasa menjaga hati kita dari perbuatan – perbuatan maksiat agar tidak menjadi hati yang mati.

Dapet durian dari mbok Asih
Cukup sekian terima kasih

Wabillahitaufik walhidayah, warridho walinayah
Wassalamualaikum wr. wb

Komentar

Posting Komentar