TAK SEBENING HATI MUHAMMAD
Assalamualaikum
yaa akhi yaa ukhti....
Lho lho
lho kog gag ada suranya sihh,,sekali lagi yaaaa....???
Assalamualaikum
yaa akhi yaa ukhti...
Alhamdulillah wassholatuwassalamualaa
rasulillah,,sayyidinaa wamaulana muhammadin abdillah amma baad..
Hadirin
rahimakumullah..
Hari
ini bukanlah hanya sekedar peringatan belaka, namun banyak hal teersirat yang
tersimpan pada hari ini.
Muhammad yaa Muhammad
Hatiku tak sebening hatimu
Budi pekertiku tak semulia budi pekertimu
Engkaulah suri tauladan bagi kami
Engkaulah panutan bagi umatmu
Sobat,, sobaaatt...
Begitulah sedikit hal mengenai rasullah, yang tiada seorangpun
mampu menirunya. Dalam Q.S Al – Ahzab : 21, Allah SWT berfirman : “
Sesungguhnya pada diri Rasulullah adalah menjadi suri tauladan yang baik bagi
kamu, yaitu bagi orang – orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan
hari kiamat dan orang – orang yang senantiasa ingat kepada Allah SWT.”
Beliau memang telah wafat, namun pengaruhnya, kharismatiknya
dan keteladanannya takkan pernah mati di tembus zaman. Bahkan dalam sebuah buku
“ The 100 Ranking of The Most
Influential Persons In History ( seratus tokoh paling berpengaruh dalam sejarah
) Michael H. Hart seorang sejarawan non muslim dari barat menempatkan
Rosulullah di urutan pertama. Subhanallah.....
Sungguh luar biasa, ketahuilah sobat bukan karena apa, tapi
keistimewaan – keistimewaan Rosulullah tiada duanya. Sebelum beliau memimpin
umatnya beliau memimpin dirinya sendiri. Beliau memimpin penglihatannya, tutur
katanya, nafsunya dan keinginannya dengan cara terbaik, sehingga beliau dapat
memimpin umat dengan cara terbaik itu pula.
Tidak hanya itu sobat, budi pekertinya yang mulia itu, laksana
magnet yang mampu menarik jarum yang berserakan di sekitarnya. Pantaslah jika
keteladanannya di abadikan dalam al – quran dan sangat berpengaruh di dunia.
Saudaraku tercinta,
Islam merupakan jalan hidup yang mengayomi seluruh manusia
yang dihiasi oleh sifat – sifat Rosulullah yang rendah hati ( thawadhu ),
penyantun, ramah, penyabar, pemaaf, dan berpuluh – puluh sifat lainnya. Imam
Gazali menyatakan bahwa tak kurang dari 36 akhlak yang menghiasi kehidupan
Rasulullah.
Rendah hati adalah salah satu sifat yang sulit kita tauladani.
Tak heran jika terkadang kita terlena dan menyombongkan orang tua kita yang
seorang pejabat, menteri, gubernur, bupati, walikota, bahwan presiden
sekalipun. Itu semua tak ada artinya sobat jika kita hanya mengandalkan orang
tua. Jangan tanya siapa orang tuamu tapi tanyalah siapa dirimu.
Sobattttt...
Sebagai generasi muda, kita harus lebih sukses dari pada orang
tua kita. Kita harus mampu mengangkat derajat mereka dengan akhlak dan
kesuksesan kita. Marilah kita jadikan diri kita sebagai generasi bangsa yang
berprestasi.
Dengarlah lagu ini sobat
Jagalah hati
jangan kau kotori
Jagalah hati
lentera hidup ini
Jagalah hati
jangan kau nodai
Jagalah hati
cahaya ilahi
Bila hati kian
bersih pikiranpun akan jernih
Semangat hidup
nan gigih prestasi mudah di raih
Namun bila hati
keruh batin selalu gemuruh
Seakan di kejar
musuh dengan Allah kian jauh
Sepenggal lagu tadi mewakili bagaimana kita di perintahkan
untuk menjaga dan menata hati kita dan tidak mengotorinya. Kotornya hati adalah
karena maksiat. Maksiat yang kita lakukan seperti noda yang menutupi hati kita.
Hati yang tertutup noda maksiat akan menjadi hati yang sakit, bahkan berpeluang
menjadi hati yang mati.
Rosulullah saja memimpin tak hanya dengan fisik namun dengan
hati. Karena hati tak dapat di sentuh kecuali dengan hati pula. Untuk itu
marilah kita senantiasa menjaga hati kita dari perbuatan – perbuatan maksiat
agar tidak menjadi hati yang mati.
Dapet durian dari mbok Asih
Cukup sekian terima kasih
Wabillahitaufik walhidayah,
warridho walinayah
Wassalamualaikum wr. wb
cieee....
BalasHapusnaskah pidato sang juara nich ya... :)
hahay :)
BalasHapussesuatu